Memuat data dashboard…
Total emiten
–
–
Laba TTM terbesar
–
–
Saham di atas MA200
–
–
Yield dividen tertinggi
–
–
Menampilkan 0 emiten
No Kode Nama Papan Harga Kapitalisasi (Rp triliun) Return 1 bulan Return 3 bulan Return tahun ini Return 1 tahun Nilai/hari (Rp miliar) Asing bersih 20 hari (Rp miliar) Posisi rentang Rentang harian (%) Block trade (%) Pendapatan TTM (Rp miliar) Pendapatan vs tahun lalu (%) Laba vs tahun lalu (%) Margin bersih (%) ROE (%) ROA (%) DER P/E P/BV Yield (%) Asing (%) Δ Asing 1 bulan Institusi (%) Free float est. (%) Top-3 pemegang (%) Catatan data Red flag Volatilitas 60 hari (%) Penurunan terdalam 1 tahun Beta vs indeks 3 bulan Spread (%) F-score Dilusi 1 tahun (%) Bandar
Kondisi pasar hari ini

Sebaran posisi harga dalam rentang 52 minggu (jumlah emiten)

0% = harga di titik terendah rentang, 100% = di titik tertinggi. Merah: dekat terendah (< 20%), hijau: dekat tertinggi (≥ 80%).

Indeks & breadth historis
Indeks free float (awal periode = 100)
Porsi saham di atas rata-rata harga (%)
Tertinggi baru vs terendah baru 250 hari (jumlah emiten)
Catatan metode

Indeks = return harian berbobot kapitalisasi free float, dihitung sendiri oleh Intrix; bukan IHSG resmi. % di atas MA = porsi saham yang harga (disesuaikan aksi korporasi) berada di atas rata-rata 50/200 hari bursa. Tertinggi/terendah baru = saham yang bertransaksi hari itu dan harganya menyamai atau melewati harga tertinggi/terendah 250 hari bursa (saham yang tercatat kurang dari 250 hari belum dihitung). Posisi 52 minggu = letak harga penutupan di antara harga terendah dan tertinggi 365 hari kalender, untuk semua saham termasuk yang hari itu tidak bertransaksi. Data mencakup emiten yang tercatat sejak Okt 2021, jadi saham yang delisting sebelum itu tidak ikut (bias survivor). Kalimat kesimpulan: "kuat" bila ≥ 60% saham di atas MA200 dan ≥ 50% di atas MA50; "lemah" bila keduanya di bawah 40%; selain itu "campuran". Ini gambaran kondisi, bukan sinyal beli atau jual.

Peringkat saham

Radar kejadian
0 kejadian
Catatan metode

Deskriptif, bukan sinyal. Lonjakan nilai: nilai reguler ≥ 3× rata-rata 60 hari dan ≥ Rp 1 miliar. Naik/turun: |return| ≥ 10% dengan nilai ≥ Rp 0,5 miliar (batas ARA/ARB bergantung fraksi harga, jadi tidak diberi label ARA/ARB). Gap: harga pembukaan vs penutupan sebelumnya; data open baru lengkap sejak 2025. Blok: non-reguler ≥ Rp 10 miliar dan ≥ rata-rata nilai reguler 60 hari. Churning: nilai melonjak ≥ 3× tetapi |return| ≤ 2% (indikasi transaksi bolak-balik; lihat tab Bandarmologi).

Siapa yang bertransaksi: porsi nilai transaksi per kelompok broker

Daftar broker per kelompok

Cara membaca halaman ini klik untuk buka/tutup

Halaman ini membaca jejak pemain besar dari ringkasan saham harian IDX: posisi harga penutupan, ukuran tiap transaksi, arus asing, dan transaksi di pasar negosiasi. Belum memakai data beli dan jual broker per saham, jadi hasilnya indikasi, bukan kepastian.

lowhigh +0,8 −0,8 Money flow (−1 s.d. +1): posisi harga penutupan dalam rentang harian, dirata-rata 20 hari dan dibobot nilai transaksi. Dekat +1 berarti pembeli agresif.
biasa 1× kini 2× Ukuran transaksi (× normal): rupiah per transaksi dibanding 60 hari sebelumnya. Nilai sama dengan transaksi lebih sedikit berarti order lebih besar, khas pemain besar.
asing bersih = 30% − 23% = +7% beli 30%jual 23%lainnya Asing bersih (%): beli dikurangi jual asing, dibagi nilai transaksi 20 hari (reguler + nego). Satu-satunya arus yang diketahui pelakunya.
harga hampir datar Hari churning: nilai transaksi ≥ 3× rata-rata, tetapi harga bergerak ≤ 2%. Ramai tanpa arah.
−50% harga negopenutupan Nego % dan harga nego: porsi nilai lewat pasar negosiasi, dan harga rata-ratanya dibanding penutupan. Jauh di bawah pasar biasanya pengalihan internal, bukan beli di pasar.
Hanya saham dengan nilai transaksi reguler ≥ Rp M dalam 20 hari bursa (≈ Rp 1 miliar/hari) dan bertransaksi ≥ 15 hari. Saham sepi tidak dinilai karena satu order saja bisa membalik sinyal. Arahkan kursor ke judul kolom, atau ketuk ikon , untuk penjelasan singkat.
0 saham
Klik baris untuk melihat grafik money flow harian di detail emiten. Jendela 20 hari bursa sampai .
Seberapa bisa diandalkan? uji historis
LabelKejadian Rata-rata 20 hari berikutnya Median Kalahkan pasar Artinya
Musim laporan Daftar emiten
Catatan metode

Emiten yang laporan terbarunya sudah untuk periode berjalan. Laba dan pendapatan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (kumulatif sejak awal tahun buku). "Masuk" = waktu laporan pertama kali tercatat di Intrix (sejak Okt 2026), bukan tanggal publikasi resmi IDX.

Saring emiten
Preset filter:
0 emiten sesuai filter
Kolom:
Median = emiten pada umumnya. Agregat = sektor sebagai satu perusahaan (total kapitalisasi ÷ total laba, dan seterusnya), sehingga emiten besar lebih berpengaruh.
Kinerja sektor

Return berbobot kapitalisasi
Asing bersih 20 hari (Rp miliar, estimasi)
Peta valuasi: laba dibanding harga

Sumbu mendatar ROE (kemampuan menghasilkan laba), sumbu tegak P/BV (harga dibanding nilai buku). Ukuran titik = kapitalisasi. Garis putus-putus = angka seluruh pasar. Kanan bawah: laba di atas pasar dengan harga di bawah pasar. Titik berongga = sampel kecil (< 5 emiten).

Ringkasan sektor

Kalender dividen
0 jadwal
KodeDPS (Rp)Yield Payout Tanggal cumTanggal ex (perkiraan)Tanggal pencatatanTanggal bayar StatusKualitas dividen
Beli sebelum / pada tanggal cum agar berhak. Yield = DPS ÷ harga terakhir (hanya dividen ini, bukan setahun). Kualitas dari laba, arus kas, utang, dan riwayat DPS (lihat kartu Waspada di bawah).
Yield tertinggi (12 bulan)
DPS disesuaikan split/bonus. Tanda ⚠ = ada flag risiko dividen.
Dividen konsisten
Membayar dividen minimal 5 tahun berturut-turut dan tidak pernah turun lebih dari 20% dalam setahun. Dividen per saham tidak jauh di bawah puncak 5 tahun dan tidak menyusut dalam 3 tahun terakhir. Payout ≤ 100% laba, yield ≥ 2%.
Waspada: yield tinggi, dividen rapuh
Yield ≥ 5% dengan ≥ 2 flag: payout > 100% laba/kas, laba turun ≥ 30%, ND/EBITDA > 4x, bunga tipis, DPS dipotong
Riwayat dividen lengkap
0 entri
KodeNamaTahun DPS (Rp) DPS disesuaikan Tanggal cumTanggal pencatatanTanggal bayar
Jaringan kepemilikan
Siapa memiliki apa, berantai: pemilik sebuah emiten, pemilik dari pemilik itu, dan emiten tercatat yang dimilikinya. Klik kotak mana pun untuk menjadikannya pusat. Sumber: pemegang ≥1% KSEI per . Pemilik akhir di balik perusahaan tertutup atau rekening kustodian tidak tercatat di data IDX.
Pemegang terbesar di pasar
Pemegang ≥1% digabung lintas emiten (nama dinormalisasi); nilai = kapitalisasi × % saham. Klik baris untuk menelusuri jaringannya di atas.
0 pemegang
Dividen tunai
–
–
Dividen saham
–
–
HMETD (rights issue)
–
–
0 aksi
KodeNamaTipe Rasio / NilaiTanggal cum Tanggal pencatatanTanggal bayarKeterangan
Emiten non-keuangan dengan laporan terbaru dan likuiditas memadai. Bank dan asuransi tidak dinilai di sini karena arus kas operasinya bukan ukuran kualitas laba yang sebanding.
Laba tak ditopang kas
Laba > 0 tetapi CFO/Laba < 0,5 · urut selisih laba−CFO terbesar
Akrual tinggi
(Laba − CFO) ÷ rata-rata aset, TTM · kapitalisasi > Rp 500 miliar
Laba positif, FCF negatif
CFO dikurangi capex negatif (TTM)
Laba didominasi non-operasi
Pos non-operasi dilaporkan ≥ 50% laba sebelum pajak · "asosiasi" = laba entitas asosiasi/JV (struktural bagi holding); sisanya bisa sekali-sekali
Beban utang berat
ND/EBITDA > 4× atau cover bunga < 1,5× · urut net debt terbesar
Sinyal dari catatan laporan keuangan tahunan terbaru (opini auditor, piutang pihak berelasi, umur piutang). Semua emiten ditampilkan, termasuk yang jarang diperdagangkan atau disuspensi.
Opini auditor & kelangsungan usaha
Opini bukan wajar tanpa modifikasian, atau auditor memuat paragraf ketidakpastian material kelangsungan usaha · tahun buku ditulis di samping tiap emiten (emiten tanpa laporan tahunan terbaru memakai tahun terakhir yang ada)
Piutang pihak berelasi tinggi
Piutang ke pihak berelasi ≥ 10% total aset · non-keuangan · urut persentase terbesar
Piutang usaha berumur > 90 hari
≥ 25% piutang usaha berumur > 90 hari menurut tabel umur di catatan (hanya emiten dengan tabel yang konsisten dengan total piutang)
Eksposur diambil dari rincian laporan tahunan. Semua emiten ditampilkan, termasuk yang jarang diperdagangkan.
Utang bank valas tinggi
≥ 50% utang bank dalam mata uang selain mata uang pelaporan · DER ≥ 0,5× · urut DER
Konsentrasi pelanggan
Satu pelanggan ≥ 50% pendapatan (tabel pelanggan > 10% di catatan) · urut kapitalisasi
Kualitas kredit bank
NPL gross = kolektibilitas 3–5 · DPK = kolektibilitas 2 · urut NPL
Dilusi saham terbesar (1 tahun)
Pertambahan saham beredar di luar split/reverse split: rights issue, konversi utang, waran · kapitalisasi ≥ Rp 100 miliar
Piotroski F-score terendah
F-score ≤ 2 dengan minimal 8 komponen terisi · fundamental memburuk di hampir semua aspek · urut kapitalisasi
Red flag tertinggi
Skor gabungan (flag berat 3 poin, pantau 1 poin) dari notasi khusus, audit, kualitas laba, utang, eksposur, dan mutasi pemegang ≥5% · kapitalisasi ≥ Rp 1 triliun agar tidak didominasi emiten tidur
Notasi khusus aktif
Jumlah emiten per notasi khusus IDX pada hari bursa terakhir · satu emiten bisa punya beberapa notasi
Perubahan notasi khusus
+ notasi dipasang · − notasi dicabut · terbaru di atas
Tabel kualitas laba
0 emiten